Gara-gara Hanura, Tadi Siang Paslon OKE Dan BAIS Gagal Daftar ke KPU Tarakan

| 101 Views
id Gara-gara Hanura, Tadi Siang Paslon OKE Dan BAIS Gagal Daftar ke KPU Tarakan
Gara-gara Hanura, Tadi Siang Paslon OKE Dan BAIS Gagal Daftar ke KPU Tarakan
Gara-gara Hanura, Tadi Siang Paslon OKE Dan BAIS Gagal Daftar ke KPU Tarakan 

Newstara.com TARAKAN - Partai Hanura yang mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pengusungan pasangan calon (Paslon) dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tarakan periode 2018-2023 kepada dua pasangan calon yakni paslon dr Khairul-Effendhi Djuprianto serta paslon H. Badrun-Ince A.R, ternyata berdampak pada keputusan masing-masing pasangan calon untuk mundur sementara dalam penyerahan berkas ke KPUD Tarakan hingga batas akhir pendaftaran pada Rabu malam, (10/01/2018) atau hingga pukul 24.00 Wita malam ini.

Paslon Optimis Khairul Effendhi (OKE) yang tiba sekitar pukul 11.00 Wita di kantor KPUD Tarakan itu membawa rombongan dari para ketua-ketua partai dan pendukungnya, antara lain Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Hanura, PPP, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

"Kita tadi mendaftarkan paslon Khairul dan Effendhi Djuprianto, namun karena ada berkas yang harus dilengkapi maka kita akan kembali lagi nanti sebelum jam 12 malam ini," tutur Calon Walikota Tarakan dr Khairul M.Kes kepada Newstara.com

Sementara, pasangan calon (Paslon) H. Badrun - Ince A. Rifai sempat menunggu hampir 1 jam di depan Kantor KPUD Tarakan, dan melakukan orasi sedikit bersama para pendukungnya. Alhasil, membuat lalu lintas langsung mengular. Ini karena, KPUD Tarakan belum selesai melakukan verifikasi paslon Khairul-Effendhi dan masih menunggu jawaban dari Help Desk Pilkada di KPU RI di Jakarta. 

Beberapa saat kemudian, Tim Badrun-Ince pun dipersilahkan memasuki ruang pendaftaran yang berada di belakang kantor KPUD Tarakan. Lagi-lagi, sempat terjadi sedikit gesekan antara petugas keamanan KPU dengan para pendukung Badrun-Ince. Pasalnya, sejumlah ketua dan sekretaris partai belum semua memasuki ruangan, namun petugas pengamanan kantor KPU mengkhawatirkan massa membludak dan menutup langsung pintu masuk.

Sesaat kemudian, Paslon Badrun-Ince memberikan berkas pengusungan 3 partai antara lain dari Partai Golkar, PDI Perjuangan dan Partai Hanura. Alhasil, terjadi double SK dengan berkas SK yang dilampirkan oleh paslon Khairul-Effendhi. Namun, SK yang di serahkan oleh tim Badrun Ince dianggap tidak lengkap serta tidak memenuhi syarat karena Ketua DPD dan DPC  tidak menandatangan, sekaligus Sekretarisnya dalam formulir B2 dan B3 yang telah sesuai dengan format KPU.

"Kami ditawarkan oleh KPU tadi, dan kami sengaja akan melengkapi berkas tanda tangan ini karena kami dengan niat yang tulus untuk maju bersama Hanura, kami menghargai tanda tangan Ketua Umum dan Sekjen yang sudah menyetujui pengusangan pasangan calon ini, jadi sia-sia kalau pun kami tinggalkan dan membawa PDIP dan Golkar saja, walaupun demikian kami sudah cukup dan memenuhi persyaratan dari KPU yakni 5 kursi di DPRD, sehingga kami akan melengkapinya dan batas waktu hingg jam 12 malam ini," tutur Calon Walikota Tarakan Drs. H. Badrun kepada Newstara.com
 
Sementara, Ketua KPUD Tarakan Teguh Subagyo memberikan pilihan kepada masing-masing paslon untuk melengkapi berkas dari Partai Hanura, termasuk melengkapi tanda tangan dan lainnya, atau tetap mendaftarkan dengan parpol yang ada. Karena, baik paslon dr Khairul-Effendhi maupun paslon Badrun-Ince. Sama-sama sudah mencukupi dan melebihi syarat minimal perolehan 5 kursi di DPRD Tarakan.
 
"Saya kembalikan lagi, apakah paslon mau melengkapi berkasnya sampai kita tunggu jam 12 malam ini, atau tinggalkan partai tersebut dan tetap mendaftar dengan partai yang sudah lengkap syaratnya," ujar Teguh Subagyo. 
 
Reporter: Yoko Handani


Baca Juga
Berjaya & Ramayan Dept Store Gelar Festival Pop Dangdut & Spekta 2018
Tanjung Selor Bakal Bangun Mirip Taman Berlabuh Senilai Rp 14,6 Miliar