Kepala Satpol PP Nunukan Trauma Curhat Sama Wartawan

| 416 Views
id Kepala Satpol PP Nunukan Trauma Curhat Sama Wartawan
Kepala Satpol PP Nunukan Trauma Curhat Sama Wartawan
Kepala Satpol PP Nunukan Trauma Curhat Sama Wartawan. (Foto: Ilustrasi)

Newstara.com TANJUNG SELOR - Kepala Satpol PP Kabupaten Nunukan Robby Nahak menilai komentar soal kalimat off the record tentang Menteri Puan Maharani sebagai "Pembote" dan dimuat olehs alah satu media di Kabupaten Nunukan membuat geram Robby Nahak. Bahkan, dirinya sedikit trauma  jika diwawancarai oleh wartawan.

Robby Nahak mengatakan trauma kepada kelakuan wartawan yang menulis berita tanpa konfirmasi dan memuat berita tentang individu Puan Maharani. Padahal, saat itu hanya sebuah diskusi dan membahas soal buruknya kebijakan poros perbatasan.

"Padahal itu dalam diskusi bukan wawancara yah dengan rekan media, artinya kan Of The Record dan memang kebetulan saat itu kita sedang membahas tentang buruknya sistim poros perbatasan, dan berbeda dengan realitanya sehingga terbukti dengan penanganan deportan dari Malaysia sebanyak 750 orang per bulannya dan bisa kembali lolos melalui jalur tikus di Sebatik," tuturnya.

Menurutnya, wartawan hendaknya melihat kondisi nara sumber dalam posisi antara diskusi biasa dengan wawancara. Bahkan, ada sejumlah pejabat negara di Nunukan yang meraa trauma dengan kelakuan si wartawan tersebut.

"Sebagian pejabat seperti Kadis dan Kabid trauma dalam memberikan informasi, kedepannya kami berencana membuat regulasi dan pemberitaan ke wartawan kedepannya, saya juga sudah diskusi ke beberapa wartawan lainnya untuk menemui jalan tengah dalam pemberitaan kepada pejabat publik, kemungkinan kita berkordinasi dengan protokoler atau humas Pemkab menjadi satu pintu," tuturnya. 

"Saya berharap dengan informasi ini di kemudian hari tidak ada pejabat lagi yang trauma dengan wartawan," tambahnya.

Reporter : Bonar Sahat


Baca Juga
Berjaya & Ramayan Dept Store Gelar Festival Pop Dangdut & Spekta 2018
Tanjung Selor Bakal Bangun Mirip Taman Berlabuh Senilai Rp 14,6 Miliar