Aktifkan Poskesdes Lindungi Kesehatan Masyarakat di Kaltara

| 517 Views
id Aktifkan Poskesdes Lindungi Kesehatan Masyarakat di Kaltara
Aktifkan Poskesdes Lindungi Kesehatan Masyarakat di Kaltara
Aktifkan Poskesdes Lindungi Kesehatan Masyarakat di Kaltara. (Foto: Humas)

Newstara.com TANJUNG SELOR - Peran tenaga kesehatan di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) sangat menentukan terhadap program kesehatan dipedesaan. Namun, saat ini keberadaan Poskesdes bukan hanya sebagai tempat pelayanan kesehatan dasar, tetapi menjadi wadah pemberdayaan masyarakat. Ini dikatakan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kaltara, Usman saat membuka Orientasi Pemberdayaan Masyarakat bagi Bidan dan Perawat Poskesdes Tingkat Provinsi Kaltara, di Hotel Pangeran Khar.

"Dalam penyelenggaraan Poskesdes diperlukan peran serta aktif masyarakat, kader dan tokoh masyarakat dan agama," tuturnya.

Dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan bahwa pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomi, selanjutnya pemerintah bertanggung jawab memberdayakan dan mendorong peran aktif masyarakat dalam segala bentuk upaya kesehatan.

"Untuk mewujudkan kesehatan bukanlah tanggung jawab pemerintah semata tetapi merupakan tanggung jawab pemerintah bersama dan masyarakat termasuk swasta, maka dari itu peran kita semua dalam bidang kesehatan sangat menentukan dalam capaian pembangunan kesehatan," ujar Usman.

Pentingnya peranan tenaga kesehatan di Poskesdes terutama dalam upaya pembinaan Poskesdes beroperasi Usman menyebutkan perlu dilakukan tindak lanjut agar peran Dinkes Provinsi dan Dinkes di tingkat kabupaten/kota di Kaltara lebih ditingkatkan agar program desa siaga aktif tetap terlaksana dan tidak jalan di tempat. 

"Desa siaga aktif juga ikut berperan dalam pemberdayaan masyarakat di tingkat desa, disertai dengan pengembangan kesiagaan dan kesiapan masyarakat dalam memelihara kesehatannya secara mandiri, meningkatkan derajat kesehatan, dalam hal ini bukan hanya tanggungjawab tenaga kesehatan semata, tetapi juga peran ke ikut sertaan masyarakat menjadi tenaga Poskesdes," tuturnya. 

Bidan dan perawat yang telah dilatih dalam orientasi, nantinya bersama-sama dengan kader kesehatan dan tokoh masyarakat setempat dapat mengembangkan ilmu dan informasi yang didapat di wilayah kerjanya masing-masing, selain itu keberadaan Poskesdes dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan terkait. 

"Dengan adanya kegiatan Poskesdes secara rutin yang terintegrasi dengan perencanaan pembangunan desa, dapat berkesinambungan dan akhirnya akan mempercepat terwujudnya desa dan kelurahan siaga aktif, tidak hanya itu saja dengan orientasi ini wawasan peserta meningkat dan mempunyai keterampilan dalam penyelenggaraan Poskesdes untuk mendukung pengembangan desa dan kelurahan siaga aktif," tuturnya.

Reporter : Leandy Khosasi


Baca Juga
Berjaya & Ramayan Dept Store Gelar Festival Pop Dangdut & Spekta 2018
Tanjung Selor Bakal Bangun Mirip Taman Berlabuh Senilai Rp 14,6 Miliar