Horee.. Perbatasan Kaltim Nikmati Listrik 24 Jam, di Kaltara Belum

| 484 Views
id Horee.. Perbatasan Kaltim Nikmati Listrik 24 Jam, di Kaltara Belum
Horee.. Perbatasan Kaltim Nikmati Listrik 24 Jam, di Kaltara Belum
Perbatasan Kaltim bisa menikmati listrik 24 Jam, di Kaltara masih rencana. (Foto: Dok Beritaheadline)

Newstara.com JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui PT PLN (Persero) akan memaksimalkan kinerja kelistrikan dengan tersedianya jaringan tersebut dalam 24 jam. Wilayah yang mendapat prioritas itu adalah di Desa Long Bagun dan Desa Ujoh Bilang di Kabupaten Mahakam Ulu Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Sementara, untuk wilayah perbatasan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dengan Serawak Malaysia seperti Krayan, Krayan Selatan hingga wilayah Kabudaya di Nunukan serta wilayah-wilayah perbatasan dan pelosok di Apau Kayan Malinau belum ada kabar adanya peningkatan distribusi listrik.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) menyelesaikan pembangunan jaringan listrik 20 kV (kilo Volt) untuk mendistribusikan listrik ke pelanggan-pelanggan disekitar perbatasan yakni di desa Long Bagun dan Ujoh Bilang Kalimantan Timur. Bahkan, telah dilakukan sejumlah persiapan untuk metangan secara tekhnis.

"PLN saat ini sedang mempersiapkan segalanya, kita sedang rangkai semuanya agar dapat berjalan lancar seperti yang diharapkan semua pihak. Bukan hanya pembangkitnya saja yang harus siap, tetapi juga kesiapan jaringan dan sumber daya manusia untuk menunjang operasi listrik selama 24 jam," tutur General Manager PLN Wilayah Kalimantan Timur & Utara Tohari Hadiat.

Tohari mengatakan PLN melakukan pemeliharaan berjangka untuk jaringan distribusi dan trafo distribusi dalam upaya mendukung operasi listrik 24 jam. Sementara, pasokan BBM yang sedianya hanya 25 kL (kilo liter) kini ditingkatkan menjadi 35 kL. Lalu untuk memaksimalkan pelayanan maka PLN menambah jumlah pegawai di lokasi tersebut.

PLN Area Samarinda dan PLN Rayon Melak, sebagai unit yang bersentuhan langsung dengan kedua desa tersebut telah melakukan sosialisasi di Long Bagun untuk menghimpun dukungan masyarakat terhadap rencana pengoperasian listrik 24 jam ini. Salah satunya, PLN membutuhkan dukungan masyarakat untuk melakukan migrasi dari pasca bayar menjadi prabayar sehingga pelanggan lebih leluasa untuk mengatur penggunaan listriknya sendiri sesuai dengan kebutuhannya.

PLN juga akan beroperasi 24 jam untuk desa-desa lain di Kabupaten Mahakam Ulu yang masih belum 24 jam. Upaya rencana pembangunan jaringan dan gardu distribusi di desa-desa Kabupaten Mahakam Ulu saat ini tengah dilakukan.

Reporter: Yoko Handani


Baca Juga
Berjaya & Ramayan Dept Store Gelar Festival Pop Dangdut & Spekta 2018
Tanjung Selor Bakal Bangun Mirip Taman Berlabuh Senilai Rp 14,6 Miliar